Cecep CDS “Sang Pelopor Pengembangan dan Pelestrari Seni Budaya Tradisional”

PROFILE Cecep CDS

Nama                        : Cecep Dadi Setiadi S.Pd

Nama Panggilan       : Cecep CDS

Tempat Tgl Lahir     : Bandung 27 Januari 1978

Pendidikan                : SDN Padasuka 2 Bandung ,SMPN 38 Bandung, STM ICB

IKIP Bandung (UPI) Jurusan Sendratasik (Seni Musik) Angkatan 1998

Cecep CDS anak ke 8 dari 8 bersaudara Pasangan dari (Omo Sanadji alm & Nyimas Atikah alm  ) exsistensi di kesenian mengikuti jejak dari kakaknya yang ke 6 yaitu  Bapak Asep K Lugay sebagai Pemain kendang jaipongan dan calung  terbaik se jawabarat  di era tahun 80 – 90  dengan nama groupnya (LUGAY’S Group),Pada tahun 80 – 85 Cecep CDS  sebagai Pemain Kendang Cilik satu satunya di tahun2 itu yg bisa tampil di Tingkat Nasional dan Internasional melalui Ls. Lugay’s Group Dan Saung angklung udjo.

Cecep CDS di dampingi seorang istri bernama Iis ismianti dan Mempunyai seorang putri bernama Risa Oktaviani tinggal di jl. Jatihandap no 139 Rt 01 Rw 10 kel. Jatihandap kec. Mandalajati Kota bandung,Hobi yang di gelutinya sebagai Komposer,Arrangger Musik,Player Keyboard,Pemain Kecapi diatonic dan Pentatonic dan Master of Cheremony, pernah bekerja sebagai pendidik / Guru di Sma Pasundan 8 bandung, ,SD BPI Bandung,SDN Cilengkrang 2, SMA Santa maria 1 dan terakhir di SMAN 27 bandung sebagai guru Seni Budaya.

Pada tahun 2006 Cecep CDS selain sebagai pengajar seni budaya, Cecep CDS  membuat group seni dengan nama CDS Percussion yang bergerak di Bidang  Jasa seni tradisional dan Modern di awali di stasiun Tv Lokal  yaitu STV Bandung (Pengiring Musik Pembaharu Program acara Banyolan Longser), CTCHANNEL (Program Karaoke Interaktive Popsunda), Kompas TV Jabar (Tembang Pop Sunda Program Reguler ), TVRI Jabar (Longser Plus) begitu pula sebagai Pengiring Musik Komedian (Anton aboxs,Kidaus,Jenong,jaja soulmate,ade batak, Sule,dadan sunandar sunarya),Serta  tampil sebagai duta seni budaya di event nasional dan internasional bersama dinas kebudayaan dan pariwisata kota bandung.

Seiring berjalannya waktu pada tahun 2013 dengan di dorong keinginan untuk mengembangkan dan melestarikan seni tradisional sunda serta keinginan untuk menyatukan visi misi para penggiat seni yang ada di kota bandung, Cecep CDS beserta  Dadan Sukandar S.Psi (Aldo),Ikin sodikin (Bah Niki),Dadan S Guntara (Bah Dadan),membuat satu lembaga yaitu Yayasan Citra Dangiang Seni sebagai yayasan yang bergerak dibidang seni budaya,pendidikan,sosial,dsb. Di awali  membuat satu kegiatan untuk pengembangan,pelestarian dan promosi seni budaya dengan Nama Mandalajati Festival di bulan mei pada tahun 2013,November 2014,yang akan datang bulan Juni 2015 sehingga program kegiatan Mandalajati festival menjadi program tahunan di kota bandung yang di gelar di Taman Cicabe (Abdinegara 2) kelurahan Jatihandap kecamatan Mandalajati  yang bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung. Selain itu kegiatan pencitraan dan pelestarian ,pengembangan seni tari  jaipongan di gelar pada bulan mei 2014 dengan nama Pasanggiri jaipongan Citra Kreasi CDS yang di gelar di Padepokan Mayang Sunda, CDSPRO Unit dari Bidang seni Budaya  Yang bekerjasama dengan Dinas kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung yang akan datang bulan September 2015.

Pada Tahun 2015 dikarenakan generasi muda yang ada di Indonesia sudah lupa akan budaya nya sendiri di karenakan juga banyak masuknya budaya luar yg meng exploitasi generasi muda,Yayasan citra dangiang seni yang bekerjasama Dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata serta Dinas pendidikan Kota Bandung  membuat satu Konsep Garapan Pengembangan  pertunjukan seni tradisional yaitu (KONSER WAYANG GOLEK TECHNO dengan Dalang ASEP ACENG AMUNG SUTARYA ) Yang akan di gelar Pada Tanggal 9 Maret – 13 April 2015 di Gedung Lokantara Budaya  RRI Bandung  sebagai bahan untuk mengajak generasi muda mencintai budayanya dan menumbuhkembangkan karakter generasi muda agar berbudaya  dengan cara memperkenalkan pertunjukan pengembangan kesenian tradisional untuk di apresiasi oleh generasi muda sesuai dengan Perwal dan Perda Pemberdayaan seni budaya dalam bentuk Pelestarian dan Pengembangan seni budaya tradisional sesuai dengan Program Pemerintah Kota Bandung (PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 05 TAHUN 2012 tentang PELESTARIAN SENI TRADISIONAL dan juga mengacu pada PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR : 059 TAHUN 2013 tentang PELESTARIAN SENI TRADISIONAL)

Sejarah perkembangan Wayang Golek

Pada awal kemunculannya, kesenian wayang kayu lahir dan berkembang di wilayah pesisir utara pulau Jawa pada awal abad ke-17 dimana kerajaan Islam tertua di Pulau Jawa tumbuh disana, dengan menggunakan Bahasa Sunda dalam dialognya. Menurut legenda yang berkembang, Sunan Kudus menggunakan bentuk wayang golek awal ini untuk menyebarkan Islam di masyarakat.

Kesenian wayang golek berbahasa Sunda diperkirakan mulai berkembang di Jawa Barat pada masa ekspansi Kesultanan Mataram pada abad ke-17, meskipun sebenarnya beberapa pengaruh warisan budaya Hindu masih bertahan di beberapa tempat di Jawa Barat sebagai bekas wilayahKerajaan Sunda Pajajaran. Pakem dan jalan cerita wayang golek sesuai dengan versi wayang kulit Jawa, terutama kisah wayang purwa (Ramayana dan Mahabharata), meskipun terdapat beberapa perbedaan, misalmya dalam penamaan tokoh-tokoh punakawan yang dikenal dalam versi Sundanya. Adapun kesenian wayang kayu berbahasa Jawa saat ini dapat dijumpai bentuk kontemporernya sebagai Wayang Menak di wilayahKudus dan Wayang Cepak di wilayah Cirebon, meski popularitasnya tidak sebesar wayang golek di wilayah Priangan.

Pertunjukan seni wayang golek mulai mendapatkan bentuknya yang seperti sekarang sekitar abad ke-19. Saat itu kesenian wayang golek merupakan seni pertunjukan teater rakyat yang dipagelarkan di desa atau kota karesidenan. Selain berfungsi sebagai pelengkap upacara selamatan atau ruwatan, pertunjukan seni wayang golek juga menjadi tontonan dan hiburan dalam perhelatan tertentu.

Sejak 1920-an, selama pertunjukan wayang golek diiringi oleh sinden. Popularitas sinden pada masa-masa itu sangat tinggi sehingga mengalahkan popularitas dalang wayang golek itu sendiri, terutama ketika zamannya Upit Sarimanah dan Titim Patimah sekitar tahun 1960-an.

Wayang golek saat ini lebih dominan sebagai seni pertunjukan rakyat, yang memiliki fungsi yang relevan dengan kebutuhan-kebutuhan masyarakat lingkungannya, baik kebutuhan spiritual maupun material. Hal demikian dapat kita lihat dari beberapa kegiatan di masyarakat misalnya ketika ada perayaan, baik hajatan (pesta kenduri) dalam rangka khitanan, pernikahan dan lain-lain adakalanya diriingi dengan pertunjukan wayang golek.

Kini selain sebagai bentuk teater seni pertunjukan wayang, kerajinan wayang golek juga kerap dijadikan sebagai cindera mata oleh para wisatawan. Tokoh wayang golek yang lazim dijadikan cindera mata benda kerajinan adalah tokoh pasangan Rama dan Shinta, tokoh wayang terkenal seperti Arjuna, Srikandi, dan Krishna, serta tokoh Punakawanseperti Semar dan Cepot. Kerajinan wayang golek ini dijadikan sebagai dekorasi, hiasan atau benda pajangan interior ruangan. Adapun di zaman modern ini Wayang golek purna kreasi sudah mulai di kembangkan oleh para pengrajin wayang muda,yang tetap tidak menghilangkan pakem dari Wayang golek purwa, di ataranya ada pengarajin Cahya Medal ,Wayang Golek Evolution,Caraka Wayang Indonesia (CWI) dan lain-lain.

Pada tahun 2015 perkembangan wayang golek sudah semakin berkembang, salah satu pencetus perkembangan wayang golek di kota kembang adalah Yayasan Citra Dangiang Seni. Yayasan tersebut mempunyai fungsi sebagai lembaga pengembangan dan pelestarian seni budaya tradisional khususnya yang berada di tradisi seni sunda atau Jawa Barat. Yayasan Citra Dangiang Seni ini mengembangkan wayang golek sebagai media pembelajaran bagi anak-anak sekolah guna meningkatkan pemahaman tentang seni budaya tradisional serta salah satu bentuk untuk mengenali dan mencintai budaya sendiri. Wayang golek tersebut mengalami metamorfosis mengikuti perkembangan zaman, pengembangan dari wayang tersebut diberi nama oleh Yayasan Citra Dangiang Seni tersebut sebagai “WAYANG  TECHNO CDS”.

Yayasan Citra Dangiang Seni ini akan melaunchingkan salah satu produk unggulan mereka mengenai pengembangan dari seni budaya tradisional tersebut. Produk unggulan tersebut adalah WAYANG  TECHNO CDS. WAYANG  TECHNO CDS ini akan dicoba di tampilkan di RRI Bandung tepatnya di Gedung Auditorium “LOKANTARA BUDAYA” RRI Bandung yang beralamat di jl. Dipenogoro No.61 Bandung, untuk di pertunjukan kepada siswa-siswi SMP se-Kota Bandung untuk sesi perdana mereka sebagai model / media pembelajaran penumbuhkembangan karakter melalui mata pelajaran seni budaya dan bahasa sunda (mulok). Konser tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 9 Maret s/d 13 April 2015.

WAYANG  TECHNO CDS adalah sebuah seni pertunjukan wayang golek kontemporer yang mengedepankan teknologi di dalam pertunjukannya. Seni pertunjukan wayang golek techno ini adalah sebuah maha karya yang inovatif dan atraktif dari sebuah pengembangan seni budaya tradisional yang di kemas semenarik mungkin supaya dapat di terima oleh semua lapisan masyarakat.

Pagelaran WAYANG  TECHNO CDS ini pertama kali di pertunjukan di Kota Bandung untuk di konsumsi oleh siswa-siswi SMP dengan tujuan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan seni budaya tradisional yaitu dengan media wayang golek. WAYANG  TECHNO CDS ini akan di pertunjukan oleh Ki Dalang Asep Aceng Amung Sutarya sebagai salah satu seniman binaan Yayasan Citra Dangiang Seni yang dipelopori oleh Cecep Dadi Setiadi, S.Pd.

Dalam pertunjukan ,WAYANG  TECHNO CDS tidak jauh berbeda dengan pertunjukan wayang golek lainnya, baik dalam lakon (judul), dan di iringi musik sepanjang pertunjukan.Yang membuat WAYANG  TECHNO CDS berbeda adalah pertunjukan dalam adegan per adegan wayang tersebut menggunakan multimedia dari pengemasan layar latar belakang dengan animasi latar tempat sesuai adegan, serta di imbangi oleh lighting dan sinar laser pada setiap adegan ceritanya, selain itu juga yang membedakan pertunjukan wayang ini adalah menggunakan sound sytem disertai sound effect yang mendukung adegan pertunjukan wayang golek tersebut.

Profile Dalang “Wayang Techno CDS”

croping dalang copy

Ki Dalang Asep Aceng Amung Sutarya

PRESTASI

– Juara 1 Seleksi Dalang Kota Bandung 2014

– Juara Terbaik Binojakrama Jawa Barat 2014

– Duta Wayang Golek Keliling Asean 2010

PENGISI ACARA

– Pengisi Acara Wayang Golek TVRI Jabar

– Pengisi Acara Wayang Golek RRI Bandung

– Pengisi Acara Wayang Golek Pesta Rakyat Mandalajati Festival dalam rangka HJKB 2014

– Pengisi Acara Wayang Golek Bersama Kopi Kapal Api

– Pengisi Acara Wayang Golek Bersama Djarum Cokelat

– Pengisi Acara Wayang Golek Bersama Ulang Tahun BRI

– Pengisi Acara Wayang Golek Bersama XL – Pengisi Acara Wayang Golek TMII Jakarta

APA ITU WAYANG ?

Wayang merupakan salah satu puncak seni budaya bangsa Indonesia yang paling menonjol di antara banyak karya budaya lainnya.

Unsur seni pertunjukan Wayang sendiri meliputi :

  • seni peran
  • seni suara
  • seni musik
  • seni tutur
  • seni sasra
  • seni lukis
  • seni pahat
  • seni perlambang

Menurut penelitian ahli sejarah,sebetulnya budaya wayang merupakan budaya asli Indonesia yang sudah ada jauh sebelum agama Hindu masuk ke pulau Jawa. Memang, cerita wayang yang populer saat ini merupakan adaptasi cerita dari karya sasra India, yaitu Ramayana dan Mahabrata. Tetapi sudah mengalami adaptasi untuk menyesuaikan dengan falsafah asli
Indonesia.
Pengertian wayang sangat tergantung dari sudut pandang orang yang melihatnya. Kata wayang dapat diartikan secara luas, tetapi seringkali dibatasi dengan makna boneka,gambar, tiruan dari manusia, tokoh/pemain dalam suatu pertunjukan/sandiwara. Arti ini mirip dengan yang ada dalam Kamus Umum Bahasa Sunda,yaitu wayang adalah boneka atau penjelmaan dari manusia yang terbuat dari kulit atau pun kayu. Namun ada juga yang mengartikan bahwa perkataan wayang berasal dari bahasa Jawa, yang artinya perwajahan yang mengandung penerangan.

  • ASAL USUL WAYANG
    Mengenai asal-usul wayang khusus di Indonesia juga ada beberapa pendapat.
    Ada yang mengatakan bahwa wayang berasal dari kebudayaan India yang sangat dipengaruhi oleh budaya Hindu.
    Pendapat lain mengatakan bahwa wayang merupakan hasil kebudayaan asli masyarakat Jawa tanpa ada pengaruh budaya lain.
    Disebutkan pula oleh beberapa sumber bahwa wayang berasal dari relief candi karena candi memuat cerita wayang, seperti candi Prambanan.
    Bukti keberadaan wayang dalam perjalanan sejarah di Indonesia tercatat dalam berbagai prasasti, seperti prasasti Tembaga (840 M), prasasti Ugrasena (896 M), dan prasasti Belitung (907 M).
    Kesenian wayang dalam bentuknya yang asli timbul sebelum kebudayaan Hindu masuk di Indonesia dan mulai berkembang pada jaman Hindu Jawa.
    Pertunjukan Kesenian wayang sendiri adalah sisa-sisa upacara keagamaan orang Jawa yaitu sisa-sisa dari kepercayaan animisme dan dinamisme.
    Meski ada perbedaan pendapat mengenai asal-usul wayang, tidak dapat dipungkiri bahwa keberadaan wayang di Indonesia sudah melalui perjalanan waktu yang sangat panjang dan hingga kini masih hidup di dalam masyarakat.

 

 

 

 

Pagelaran “Konser Wayang Golek Techno 2015” yang diselenggarakan Oleh Yayasan Citra Dangiang Seni

LATAR BELAKANG

  • Perkembangan budaya di Negara Indonesia mengalami peningkatan yang cukup pesat, tapi disayangkan kebudayaan yang dikembangkan bukan dari negeri sendiri melainkan budaya kebarat-baratan yang baru-baru ini sangat diminati oleh kalangan remaja utamanya, seperti Korean culture yang dipopulerkan oleh K-popnya, dan evolusi mode yang melejit dan membenamkan produk Indonesia.
  • Dengan pengembangan wayang golek melalui WAYANG TECHNO CDS diharapkan penonton remaja langsung memahami makna yang disampaikan secara tersirat, karena wayang golek sendiri dalam ceritanya terdapat makna-makna kehidupan yang bisa diambil dan dipelajari

LANDASAN

  • Konser WAYANG TECHNO CDS  sebagai salah satu cara untuk memotivasi kaum muda di wilayah Bandung dan sekitarnya untuk terus menjaga dan berusaha melestarikan Seni Budaya Tradisional.
  • Serta Bentuk Pemberdayaan seni budaya dalam hal Pelestarian dan Pengembangan seni budaya tradisional sesuai dengan Program Pemerintah Kota Bandung
  • PERATURAN DAERAH KOTA BANDUNG NOMOR 05 TAHUN 2012 tentang PELESTARIAN SENI TRADISIONAL
  • PERATURAN WALIKOTA BANDUNG NOMOR : 059 TAHUN 2013 tentang PELESTARIAN SENI TRADISIONAL)

KONTEN PROGRAM

  • Wayang Techno adalah sebuah seni pertunjukan wayang golek kontemporer yang mengedepankan teknologi di dalam pertunjukannya.
  • Seni pertunjukan wayang golek techno ini adalah sebuah maha karya yang inovatif dan atraktif dari sebuah pengembangan seni budaya tradisional yang di kemas semenarik mungkin supaya dapat di terima oleh semua lapisan masyarakat.
  • Pagelaran wayang golek techno ini pertama kali di pertunjukan di Kota Bandung untuk di konsumsi oleh siswa-siswi SMP dengan tujuan untuk memperkenalkan pentingnya pendidikan seni budaya tradisional yaitu dengan media wayang golek.
  • Wayang techno ini akan di pertunjukan oleh Ki Dalang Asep Aceng Amung Sutarya
  • Yang membuat wayang techno berbeda adalah pertunjukan dalam adegan per adegan wayang tersebut menggunakan multimedia dari pengemasan layar latar belakang dengan animasi latar tempat sesuai adegan, serta di imbangi oleh lighting dan sinar laser pada setiap adegan ceritanya, selain itu juga yang membedakan pertunjukan wayang ini adalah menggunakan sound sytem disertai sound effect yang mendukung adegan pertunjukan wayang golek tersebut.

WAKTU & TEMPAT

TANGGAL : 25Maret s/d 1 Mei 2015

Hari             : Senin s/d Jum’at

WAKTU       :

  • Sesi 1 : Pukul 08:00 s/d 09:00 WIB
  • Sesi 2 : Pukul 10:00 s/d 11:00 WIB
  • Sesi 3 : Pukul 13:30 s/d 14:30 WIB

TEMPAT :

GEDUNG AUDITORIUM LOKANTARA BUDAYA

Jl. DIPENOGPORO NO.61 BANDUNG

 

PENYELENGGARA KEGIATAN

Kegiatan Konser Wayang  Techno akan diselenggarakan oleh Yayasan Citra Dangingan Seni Bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung dan Dinas Pendidikan Kota Bandung, MGMP Seni Budaya Kota Bandung yang di laksanakan (organizer) oleh CDS Pro sebagai Event Organizer dari Yayasan Citra Dangiang Seni.

 

CONTACT PERSON

– Cecep CDS

Telp   : 085860090628, 089628210888, 081223483378

email: cecepcds@yahoo.com

– Budi LANGIT

Telp : 081221886607

email : langit_indonesia@yahoo.com

 Website : www.citradangiangseni.com